TTU,JurnalTimor.id– Senyum dan keceriaan anak-anak mewarnai peninjauan sasaran fisik Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Selasa (2/9/2026).
Momen tersebut terjadi ketika Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad Bakti TNI AD Untuk Rakyat, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos., M.Han., bersama rombongan meninjau langsung pembangunan Sumur Bor dan empat ruangan MCK yang dikerjakan Kodim 1618/TTU.
Dalam peninjauan tersebut, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T. didampingi Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., serta Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, S.H.
Salah satu sasaran yang menjadi perhatian adalah pembangunan Sumur Bor yang diproyeksikan memberikan manfaat bagi 241 Kepala Keluarga atau sekitar 534 jiwa di Desa Naiola. Kehadiran fasilitas air bersih tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat.
Air yang mengalir dari Sumur Bor tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung kebersihan, kesehatan dan berbagai aktivitas warga.
Suasana semakin menarik ketika sejumlah anak sekolah yang berada di sekitar lokasi terlihat antusias menikmati air yang mengalir.
Tanpa ragu, mereka langsung memanfaatkan air tersebut untuk mandi dan bermain air.
Keceriaan anak-anak itu menjadi gambaran sederhana namun bermakna tentang manfaat pembangunan yang dikerjakan melalui Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat.
Air yang mengalir bukan sekadar hasil pembangunan fisik, tetapi menghadirkan kegembiraan sekaligus harapan baru bagi masyarakat, terutama anak-anak Desa Naiola. Selain meninjau Sumur Bor, rombongan juga melihat perkembangan pembangunan empat ruangan MCK.
Fasilitas sanitasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menciptakan lingkungan yang lebih layak.
Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., mengatakan kehadiran Tim Wasev Sterad menjadi kehormatan sekaligus bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kami berupaya membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan yang dilaksanakan dengan semangat gotong royong, kebersamaan dan kepedulian,” ungkapnya.
Menurut Dandim, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari hasil fisiknya, tetapi juga dari sejauh mana fasilitas tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Karena itu, Dandim mengajak pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun.
“Kami berharap Sumur Bor dan fasilitas MCK ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.
Ketika air mengalir dan anak-anak dapat menikmatinya dengan gembira, di situlah kami melihat bahwa pengabdian ini memiliki arti yang sesungguhnya.
Semoga fasilitas yang dibangun bersama ini menjadi sumber manfaat, kesehatan dan harapan bagi masyarakat Desa Naiola dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Desa Naiola menjadi salah satu bentuk nyata sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadirkan fasilitas dasar yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Bagi warga Desa Naiola, aliran air dari Sumur Bor tersebut bukan hanya menghadirkan air bersih, tetapi juga membawa cerita tentang harapan, kesehatan dan masa depan yang lebih baik.(Ramos)