Ekonomi

Rahmat Saleh: Kolaborasi dan Inovasi Menjadi Kunci Masa Depan Bank NTT

Redaksi Diperbarui 06:42 WITA 3 menit membaca
Ukuran Teks:

KUPANG,JurnalTimor.id– Direktorat Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT terus memperkuat semangat transformasi di seluruh lini organisasi seiring peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bank NTT.

Momentum perayaan tahun ini mengusung tema “Bersama Menuju Puncak”, sebuah tema yang mencerminkan tekad Bank NTT untuk terus bertumbuh melalui kolaborasi, inovasi, dan kerja keras seluruh insan perusahaan bersama para pemegang saham, nasabah, serta masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT, Rahmat Saleh, mengatakan tema tersebut memiliki makna yang mendalam. Menurutnya, keberhasilan Bank NTT bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap kemajuan bank kebanggaan masyarakat NTT tersebut.

“Peringatan HUT ke-64 ini menjadi momentum bagi seluruh insan Bank NTT untuk semakin memperkuat semangat transformasi. Dengan mengusung tema ‘Bersama Menuju Puncak’, kami ingin menegaskan bahwa setiap keberhasilan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi, inovasi, dan kerja keras seluruh insan Bank NTT bersama para pemegang saham, nasabah, serta seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujar Rahmat Saleh, Jumat (17/7/2026).

Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap perjalanan Bank NTT.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur NTT, Wali Kota Kupang, seluruh bupati se-NTT, para pemegang saham, nasabah, serta seluruh masyarakat NTT yang terus memberikan dukungan sehingga Bank NTT dapat terus tumbuh dan kini memasuki usia ke-64 tahun,” katanya.

Ia menegaskan, bagi Bank NTT, puncak keberhasilan tidak hanya diukur dari pertumbuhan laba maupun perkembangan bisnis semata. Lebih dari itu, keberhasilan sesungguhnya adalah kemampuan menghadirkan layanan perbankan yang cepat, aman, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Bank NTT terus mempercepat transformasi digital melalui modernisasi infrastruktur teknologi informasi, penguatan sistem keamanan siber, pengembangan layanan digital yang semakin mudah digunakan, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kepada nasabah.Menurut Rahmat, transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, melainkan juga mengubah cara Bank NTT memberikan pelayanan agar semakin efektif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, Bank NTT juga meyakini bahwa transformasi digital harus berjalan seiring dengan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Teknologi yang terus berkembang hanya akan memberikan hasil optimal apabila didukung oleh SDM yang kompeten, adaptif, berintegritas, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.

“Teknologi yang canggih hanya akan memberikan manfaat apabila didukung oleh SDM yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan memiliki semangat untuk terus belajar,” tegas Rahmat.

Oleh sebab itu, Bank NTT akan terus membangun budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, pelayanan prima, inovasi, dan kolaborasi agar seluruh insan Bank NTT mampu menghadapi dinamika serta tantangan industri perbankan yang terus berkembang.Rahmat menambahkan, ke depan Bank NTT berkomitmen tidak hanya menjadi bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur, tetapi juga berkembang sebagai bank pembangunan daerah yang semakin kompetitif di tingkat nasional.

“Dengan semangat ‘Bersama Menuju Puncak’, kami optimistis seluruh langkah transformasi yang sedang dijalankan akan membawa Bank NTT tumbuh semakin kuat, semakin modern, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.

Memasuki usia ke-64, Bank NTT diharapkan terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas inklusi keuangan, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.(Eman)

Tinggalkan komentar