Pendidikan

Dari Hasil ke Refleksi: KPU TTU Luncurkan Buku Demokrasi Pilkada 2024

Redaksi Diperbarui 07:46 WITA 2 menit membaca
Ukuran Teks:
TTU,JurnalTimor.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) resmi meluncurkan buku berjudul “Pilkada Serentak 2024 dan Masa Depan Demokrasi di Kabupaten Timor Tengah Utara” pada Kamis (06/08/2026).

Kegiatan peluncuran dan bedah buku ini berlangsung di Aula Kantor KPU Kabupaten TTU.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua KPU TTU, Petrus Uskono, S.Pd, bersama seluruh Komisioner KPU TTU, anggota Bawaslu TTU Roswita H.P. Taus, SE dan Heppy Oktavia, S.Pd, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU Robertus Nahas, S.Sos, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Cendana Wangi Kefamenanu Randy Valentino Neonbeni, S.H., M.Kn, Wakil Rektor I Universitas Timor (Unimor) Dr. Yoseph Nahak Seran, S.Pd., M.Si, Wakil Rektor II Unimor Dr. Emanuel Be, S.E., M.Si, serta narasumber Fidelis Atanus, S.Fil., M.Th.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh para pejabat struktural dan fungsional KPU TTU, pegawai KPU, serta sejumlah tokoh dan akademisi yang hadir secara daring untuk memberikan tanggapan terhadap isi buku.

Ketua KPU TTU, Petrus Uskono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran buku ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan demokrasi di daerah.

Menurutnya, buku tersebut tidak hanya mendokumentasikan proses Pilkada Serentak 2024, tetapi juga menjadi ruang refleksi kritis bagi masa depan demokrasi di TTU.

“Momentum peluncuran buku ini merupakan kesempatan untuk mengingat, mengkritisi, dan membayangkan kembali arah demokrasi di Kabupaten Timor Tengah Utara,” ujar Petrus.

Ia menambahkan bahwa setiap pemilihan kepala daerah memang selalu berujung pada penetapan pemenang. Namun, esensi demokrasi tidak berhenti pada hasil tersebut.

“Demokrasi tidak pernah selesai pada hari penetapan hasil.

Justru setelah seluruh tahapan berakhir, pertanyaan yang lebih penting adalah apakah demokrasi kita semakin dewasa atau justru semakin rapuh,” tegasnya.

Melalui buku ini, KPU TTU berharap dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi penguatan demokrasi lokal, sekaligus menjadi referensi bagi akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam memahami dinamika Pilkada serta tantangan demokrasi ke depan.

Kegiatan peluncuran dan bedah buku berlangsung dengan diskusi yang interaktif, menghadirkan berbagai perspektif dari akademisi dan praktisi, baik secara langsung maupun daring.(Ramos)

Tinggalkan komentar