Hukrim

Warga Belu Ditemukan Tewas di Kali Belakang Rumah, Polisi Lakukan Olah TKP

Redaksi Diperbarui 12:25 WITA 2 menit membaca
Ukuran Teks:
BELU,JurnalTimor.id– Seorang perempuan berinisial AL (40), warga Dusun Oeoan, Desa Fatuba’a, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di sebuah kali yang berada tidak jauh dari rumahnya, Minggu (9/8/2026) pagi.

Penemuan jasad korban berawal dari pencarian yang dilakukan keluarga setelah AL diketahui tidak berada di rumah sejak Sabtu (8/8/2026).

Informasi yang dihimpun, pada Sabtu pagi, suami korban, Yoseph Atok, pergi menggembalakan sapi ke hutan. Saat itu, AL masih berada di rumah.

Yoseph kemudian kembali ke rumah pada sore hari. Namun, setibanya di rumah, ia tidak lagi menemukan istrinya.

Karena khawatir, Yoseph kemudian mencari keberadaan AL ke rumah keluarga korban yang lokasinya tidak jauh dari kediaman mereka. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Pencarian kemudian terus dilakukan hingga malam hari. Namun, AL belum juga ditemukan.

Pada Minggu pagi, keluarga kembali melanjutkan pencarian. Dalam pencarian tersebut, adik korban akhirnya menemukan AL berada di dalam kali yang lokasinya tidak jauh dari rumah korban.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tasifeto Timur untuk ditindaklanjuti.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tasifeto Timur bersama personel Polsek Tastim, Kasat Reskrim Polres Belu, serta Unit Identifikasi Polres Belu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Tasifeto Timur, Iptu Yusran, yang dikonfirmasi media ini membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, anggota Polres Belu bersama anggota Polsek Tasifeto Timur sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi,” ujar Iptu Yusran.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Atambua untuk menjalani pemeriksaan visum.

Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter juga memperkirakan korban telah meninggal dunia kurang dari 1×24 jam sebelum ditemukan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab korban meninggal dunia.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan serta informasi lain yang berkaitan dengan penemuan jasad korban.(Jecko)

Tinggalkan komentar